Selasa, 08 Mei 2018

Pekan Olahraga Perempuan Usai, Gobak Sodor Diharap Jadi Industri

Pekan Olahraga Perempuan Usai, Gobak Sodor Diharap Jadi Industri - Hallo sahabat Berita Bola terkini, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Pekan Olahraga Perempuan Usai, Gobak Sodor Diharap Jadi Industri, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca. Menyediakan Jasa : Jasa Pembuatan Website | Service AC Kemang | Service AC Pondok Indah | Service AC Jaksel

Judul : Pekan Olahraga Perempuan Usai, Gobak Sodor Diharap Jadi Industri
link : Pekan Olahraga Perempuan Usai, Gobak Sodor Diharap Jadi Industri
Menyediakan Jasa : Jasa Pembuatan Website | Service AC Kemang | Service AC Pondok Indah | Service AC Jaksel

Baca juga


Pekan Olahraga Perempuan Usai, Gobak Sodor Diharap Jadi Industri

Pekan Olahraga Perempuan Usai, Gobak Sodor Diharap Jadi Industri


Pekan Olahraga Perempuan Usai, Gobak Sodor Diharap Jadi Industri


Kompas.com/Syahrul Munir Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, bersama Ketua Umum PP Fatayat NU Anggia Ermarini melakukan servis bola voli ke arah penonton di GOR Sahabat, Semarang, Sabtu (5/5/2018) sore, menandai dibukanya ajang Pekan Olahraga Perempuan (POP).

SEMARANG, KOMPAS.com – Pekan Olahraga Perempuan (POP) yang digelar pertama kali di Semarang, Jawa Tengah, resmi ditutup, Selasa (8/5/2018).

POP ini diklaim pertama kali diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga yang bekerja sama dengan Pengurus Pusat Fatayat NU.

Ketua Umum PP Fayatat NU, Anggia Ermarini, secara resmi menutup perhelatan olahraga bagi perempuan itu. Pemenang dari cabang olahraga yang dilombakan juga diumumkan di sela upacara penutupan.

Dalam sambutannya, Anggia menilai saat ini ketertarikan olahraga bagi kaum perempuan mulai tinggi. Itu dibuktikan dengan banyaknya tim yang terlibat dalam event ini.

Dia berharap olahraga bisa menjadi lifestyle bagi kaum perempuan. Olahraga menjadi gaya hidup perempuan kekinian.

"Saya berharap olahraga bisa jadi lifestyle, bisa menjadi gaya hidup baru bagi perempuan," ujar Anggia.

Sejumlah cabang olahraga dilombakan, seperti bola voli, bulu tangkis, hingga permainan olahraga tradisional gobak sodor. Permainan tradisional itu adalah permainan antargrup, dengan masing-masing grup diisi 3-5 pemain.

Gobak sodor pun dipertandingkan dalam POP ini. Anggia berharap olahraga tradisional itu kelak bisa menjadi industri, seperti halnya cabang olahraga populer lainnya.

"Gobak sodor kelak diharap jadi industri. Kami tentu berharap pemenang dari POP ini bisa ikut masuk di pelatnas. Tentunya di lingkup kecil dapat mengembangkan terus di komunitasnya," ujarnya.

Dalam cabang bulu tangkis, tim pemenang adalah dari Salatiga, sementara gobak sodor dari PAC Fatayat Gunung Pati, Kota Semarang.

POP sebelumnya dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Sabtu (5/5/2018) lalu.

Menurut Imam, pekan olahraga perempuan tidak sekadar olahraga, tetapi menjadi sarana untuk mempersatukan elemen bangsa.

POP region Semarang DIY ini diikuti oleh 16 kontingen, delegasi dari organisasi perempuan di area Jawa Tengah dan Yogyakarta. Ada tiga cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu bulu tangkis, bola voli, dan gobak sodor.

"Yang menarik adalah ya gobak sodor ini, selain ajang pemersatu, event ini bernilai pelestarian olahraga tradisional," ujar Imam. 

Sumber : bola.kompas.com


Demikianlah Artikel Pekan Olahraga Perempuan Usai, Gobak Sodor Diharap Jadi Industri

Sekianlah artikel Pekan Olahraga Perempuan Usai, Gobak Sodor Diharap Jadi Industri kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya. Kami Menyediakan Jasa : Jual-Beli Komputer dan laptop depok | Service AC Kemang | Service AC Pondok Indah | Service AC Jaksel

Anda sekarang membaca artikel Pekan Olahraga Perempuan Usai, Gobak Sodor Diharap Jadi Industri dengan alamat link https://beritabolaseru1.blogspot.com/2018/05/pekan-olahraga-perempuan-usai-gobak.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar